cerita gajah dan landak

08.07
ini adalah cerita yang pernah saya kirimkan ke sebuah majalah anak anak Mentari Putra Harapan walaupun cerita ini bukan karangan saya sendiri tapi Alhamdulillah ditahun 2006 lolos dan dapat tayang di majalah tersebut dan sekarang di ikutkan kontes menulis cekaja

   
cerita gajah dan landak
    Di sebuah hutan yang damai para binatang hidup rukun dan saling bekerja sama satu dan lainya hingga suatu saat datanglah seekor Gajah yang congkak bruk bruk "Minggir minggir kalau tidak mau terinjak oleh kakiku yang besar dan kuat ini " teriak Gajah dengan congkaknya  semua binatangpun segera menyingkir dari hadapannya "Eh kalian semua dengar ya sekarang aku raja kalian si Singa telah aku kalahkan mana dia sekarang tidak berani menunjukkan batang hidungya disini" hardik Gajah kepada semua binatang yang hadir di situ "tidak bisa begitu kami memilih Singa sebagai raja di hutan ini karena kebijaksanaannya" jawab Kelinci  "Aku tak peduli siapa yang tidak menurut kepadaku akan merasakan betapa kuatnya kakiku ini kamu mau merasakanya hai Kelinci "tanya Gajah sembari menatap tajam hewan kecil yang ada hadapanya itu Singa pun datang dan memberikan nasehat "wahai Gajah janganlah engkau berbuat begitu kita sesama makhluk hutan seharusnya saling membantu satu dan lainnya aku tahu kakimu kuat dan aku telah merasakannya tapi biarlah mereka menentukan pilihannya" O tuanku yang mulia raja hutan yang hebat ada disini rupanya belum cukupkah kau merasakan kuatnya kakiku ini ha "jawab Gajah. "Bukan begitu sebaiknya kita adakan saja pemilihan raja baru di hutan ini biarlah semua penduduk hutan ini menentukan pilihanya" kata Singa. "Baik kapan kita laksanakan bagaimana kalau yang terkuat yang menjadi raja disini." kata Gajah. "Tapi tidak bisa kita tentukan sekarang bagaimana kalau minggu depan saja aku setuju denganmu Gajah  yang terkuat menjadi raja disini" jawab Kancil.  "Ok pilihlah dari kalian yang terkuat untuk melawanku dan ingat sudah pasti aku yang menang ha ha ha"kata Gajah sambil berlalu meninggalkan kumpulan hewan hewan itu.
     

cerita gajah dan landak   " Bagaimana kamu ini Cil mau kamu Gajah menjadi raja kita lihatlah betapa sombongnya dia"? tanya Kelinci. ''Bukan begitu Kelinci waktu satu minggu ini kita gunakan untuk berpikir bagaimana cara mengalahkan Gajah yang congkak itu'' jawab sang Kancil datar saja "Lalu siapa yang mau melawan dia aku tak mau bertarung lagi badan ku sudah pegal di injak oleh kakinya yang kuat itu". tambah Singa. " Begini tuanku Singa ada waktu satu minggu ini kita gunakan untuk menyusun rencana yang sebaik-baiknya yang diandalkan cuma kakinya"jawab Kancil lalu siapa yang mau melawan dia dalam pertarungan yang adil"? tanya Kelinci lagi. " Ah tidak usah terlalu di fikirkan aku tahu siapa yang pantas untuk melawannya" jawab Kancil tenang tenang saja. Siapa-siapa  tanya semua hewan hampir bersamaan kalau engkau tidak bisa mendapatkan siapa yang mau melawannya matilah kita harus mengabdi ke Gajah yang congkak itu."  O tenang saja Landak pasti mampu mengatasinya". jawab Kancil tenang tenang saja." Sebaiknya segera saja kita temui dia". ajak Kelinci kepada kawan kawan semuanya dan merekapun bergegas menemui sang Landak di ujung sungai 
 
    "Mau kemana kalian kenapa datang beramai-ramai kesini', sapa Landak. " Lha ini dia landak tuanku Singa", Kancil memperkenalkan Landak kepada Singa. "Kamu jangan bercanda Cil masak Gajah harus bertarung dengan dia yang lemah sama seperti aku " celoteh  Kelinci ."Wahai Kancil jangan lah main-main jawab" hewan hewan yang lainya." ada apa ini rupanya?" tanya Landak keheranan. "Begini Landak tidak tahukah kamu kalau hutan kita yang damai ini terusik dengan datangnya Gajah dan kita semua telah berjanji siapa yang terkuat yang akan menjadi raja di hutan ini "jawab Singa bukankah engkaulah yang menjadi raja di hutan ini tuan Singa," Tanya Landak. "Memang benar tapi aku telah di kalahkannya dan minggu depan ia akan datang kemari lagi jika tidak ada yang mau melawannya sudah pastilah sang Gajahlah yang akan memimpin kalian semua,"jelas Singa  "Terus apa yang bisa saya ....?". tanya Landak begini kawan kawan kalian belum tahu kehebatan dari Landak bukan mari aku tunjukan "jawab Kancil memotong pembicaraan antara Singa dan Landak  "Landak tunjukan kehebatanmu" kata Kancil."Kehebatan apa?" tanya Landak kebingungan  mekarkan bulu bulumu kata kancil sekali lagi landak pun memekarkan bulunya sehingga yang tampak seperti batu yang penuh dengan duri serentak saja semua hewan yang ada disitu kagum dan merasa tenang karena yakin landak mampu mengatasi Gajah yang congkak itu 
 

cerita gajah dan landak       Tibalah hari pertarungan itu semua hewan berkumpul ditanah lapang tepi sungai bruk bruk bruk Gajah  pun tiba "hay kalian makhluk makhluk lemah udah tak sabar ya menjadi abdi Gajah yang kuat ini " eh jangan senang dulu" jawab Kelinci dan Kancilpun menimpali" kalahkan dulu jagoan kami". "Memang siapa lagi diantara kalian yang mau melawanku apakah kamu Singa biarkan kakiku meremukan tulang tulangmu" kata Gajah dengan congkaknya." Ah aku tak perlu lagi repot repot melawanmu biarlah Landak saja yang akan melawanmu  jawab Singa  "Wkwkwkwk Gajah pun tertawa terbahak-bahak"Benar kamu yang akan melawanku hai Landak?" tanya Gajah dengan tatapan tajam." Ya" jawab Landak singkat "Bersiaplah rasakan kuatnya kakiku ini"Gajah sambil mengayunkan kakinya ke arah Landak tapi dengan sigap Landak segera memekarkan bulu-bulunya untung nya Gajah segera menghentikan ayunan kakinya karena dia tahu akan menginjak duri duri yang sangat tajam " gimana tuan Gajah kenapa tidak kau teruskan ayunan kakimu"  tanya Landak oh maafkan aku Landak aku tak mau kakiku sakit aku mengaku kalah deh huuuu teriak hewan hewan yang melihat pertarungan itu baiklah kawan-kawan semua aku rasa Landaklah yang pantas untuk menjadi raja kalian Gajah pun segera berlari meninggalkan sekumpulan hewan hewan itu tapi apa kata Landak "tidak pantas aku menjadi raja kalian biarlah tuan Singa saja yang menjadi raja".setelah kejadian itu suasana dihutan kembali tentram dan damai dan Singa kembali memimpin seluruh rakyat hutan dengan bijaksana .
 thanks kawan semua yang dah meluangkan waktunya membaca cerita ini kasih comment dong
Previous
Next Post »

11 komentar

  1. ijin copas buat dibaca2 di rumah

    BalasHapus
  2. @Nia Dewiasih SILAHKAN AJA BUAT DONGENG ANAK SEBELUM TIDUR I THINK IS NOT BAD

    BalasHapus
  3. dongeng karangan yg menarik pak :)
    terus berkarya

    BalasHapus
  4. Kancil memang bintangnya cerita haha :D
    Cerita apapun kebanyakan ada kancil :)
    Ijin save sob :D

    BalasHapus
  5. bagus ceritanta :) , selamat malam selamat berkarya sobat

    BalasHapus
  6. hahaha kesombongan pasti akan kalah,,, ceritanya memiliki pesan moral

    BalasHapus
  7. kerasinya kena banget...alur ceritanya jg bagus mas..... copy ah. heheh

    BalasHapus
  8. Assalamualaiku Pakde, ijin bookmark pakde urunge sempet moco mergakno. Pripun niki kabare? Gek endi iki kopine kok ra enek ambune :D

    BalasHapus
  9. wah ijin comot...buat dongengin ponakan nih mas hehehe...
    trims ya :)

    BalasHapus
  10. pesan moral yang sederhana, tapi dikemas dalam cerita yang asik. kesombongan memang harus musnah dari bumi ya Mas, di dunia fabel sekalipun.

    BalasHapus

terima kasih telah berkomentar alangkah baiknya tampa menggunakan link hidup dalam komentar please nothing spam ok coy karena komentar anda tidak akan saya hapus kecuali yang berhubungan dengan SARA PELECEHAN PENGHINAAN UMPATAN ATAU APAPUN YANG KURANG SOPAN, SADARLAH APAKAH PANTAS ORANG BERPENDIDIKAN MELAKUKAN PERBUATAN YANG TIDAK MENYENANGKAN???!!!

Google+ Followers